Maggie Si Kucing Kecil dan Bruno Si Anjing Galak


“Miaw, miaw, miaw….” Terdengar suara kucing kecil. “Miaw, miaw, miaw….” Terdengar ia sedang ketakutan. “Miaw, miaw, miaw….” Oh.. rupanya si kucing kecil sedang jatuh ke dalam lubang. Kucing kecil yang lucu bernama Maggie terlihat menangis sedih di dalam lubang. Maggie, sedih karena ia berlari jauh dari ibunya sehingga ia terjatuh ke dalam lubang. Kucing Maggie sangat ketakutan, ia berusaha memanggil ibunya dan meminta pertolongan. Tidak lama kemudian, tiba – tiba terdengar suara kaki yang sedang  berlari menuju lubang tempat Maggie menangis. “Guk guk guk” Ohh tidak rupanya itu adalah seekor anjing besar yang galak. Maggie pun ketakutan dan tidak berani bersuara lagi karena takut ketahuan oleh anjing galak itu. Namun sayangnya, penciuman anjing galak itu mampu menemukan keberadaan si Maggie. “Guk guk guk”, Melihat anjing galak sudah di atas lubang dan suaranya menyeramkan, Maggie pun langsung bertetiak meminta pertolongan dan berusaha memanggil ibunya. “Miaw, miaw, miaw…. Ibuu tolong aku, aku takut, Ibu.. tolong!!”. Sayangnya sang Ibu kucing tidak segera datang dan anjing galak itupun melompat ke dalam lubang dan mendekati Maggie.

“Miawwww….. Aaaa jangan dekati aku, jangan makan aku, kumohon” Teriak Maggie.

“Guk, guk.. Tenanglah kucing kecil, aku datang bukan untuk memakanmu, aku datang untuk mengeluarkanmu dari lubang ini” Ucap Anjing galak itu.

“Miaw, miaw.. Tidak, aku tidak percaya, kamu terlihat menyeramkan kamu pasti ingin memakanku” Kata Maggie sambil berusaha menjauhi si Anjing galak.

“Guk, guk.. Hey, jangan takut, ayo naiklah ke atas punggungku, aku akan membawamu keluar dari lubang ini”

Melihat Anjing galak yang sepertinya tulus ingin membantu Maggie, Maggiepun akhirnya mendekati Anjing galak dan melompat ke atas punggungnya. Setelah Maggie naik, si Anjing galakpun melompat dan keluar dari lubang tersebut, dan akhirnya Maggie pun keluar dari lubang kemudian turun dari punggung si Anjing galak.

“Miaww… terima kasih Anjing, ternyata kamu sungguh baik dan mau menolongku, maafkan aku karena telah berpikir buruk terhadapmu.” Ucap Maggie kepada Anjing galak

“Guk, guk.. Sama – sama kucing kecil. Hahaha tidak apa – apa, semua binatang di sini juga selalu berkata bahwa aku jahat karna wajah dan tubuku yang terlihat galak” Ucap Anjing galak.

“Miaww.. miaw.. Sepertinya memang begitu, tapi mulai sekarang aku akan berkata kepada semua binatang yang ada di sini bahwa engkau adalah Anjing penyelamatku. Meskipun kamu terlihat galak, tetapi kamu adalah Anjing yang baik dan suka menolong. Terima kasih, kalau boleh aku tau, siapa namamu ?” Tanya Maggie.

“Guk, guk.. Hahaha sebenarnya tidak perlu sampai begitu. Oh iya, namaku Bruno, kalau kamu kucing kecil, siapa namamu ?” Ucap Bruno.

“Miaw, miaw.. Namaku Maggie si kucing kecil yang lucu, senang berkenalan denganmu Bruno” Ucap Maggie sambil tersenyum kepada Bruno.

Tidak lama kemudian, terdengar suara teriakan Ibu Maggie yang berlari mendatangi Maggie dengan khawatir. “Miaww.. miaww.. Maggie, larilah jangan dekati Anjing galak itu, Ibu akan segera menolongmu”. Maggiepun berlari mendatangi Ibunya dan berkata “Miaw.. Miaw.. Tenanglah Ibu, aku aik – baik saja, Bruno adalah Anjing yang baik. Dia menolongku keluar dari lubang itu saat aku terjatuh di dalamnya”. Ibu Maggiepun mendatangi Bruno dan beterimakasih kepada Bruno.

“Miaw, miaw.. Terima kasih karena telah menolong anakku, maaf aku sempat berburuk sangka terhadapmu” Ucap Ibu Maggie.

“Guk, guk.. Hahaha tidak apa – apa, sudah sewajarnya kamu takut karena memang fisikku terlihat menyeramkan, Maggie juga tadi berpikiran hal yang sama sepertimu” Kata Bruno kepada Ibu Maggie.

“Miaww… Maafkan kami yang telah menilaimu dari penampilan luar saja, padahal kamu adalah Anjing yang baik” Kata Ibu Maggie kepada Bruno.

“Guk.. guk.. tidak apa – apa, sekarang pergilah dan jagalah anakmu baik – baik, jangan sampai dia terjatuh lagi. Aku masih harus berkeliling untuk menjaga lingkungan ini dari bahaya” Ucap Bruno sambil tersenyum dan meninggalkan Maggie dengan Ibunya.

Setelah Bruno berlari meninggalkan Maggie dan Ibunya, mereka berduapun juga berjalan pulang bersama – sama sambil menceritakan kepada semua binatang yang ada di sana bahwa Bruno adalah Anjing yang baik. Mereka juga berkata kepada binatang lain supaya tidak memandang Bruno hanya dari fisiknya saja melainkan dari kebaikan Bruno yang selama ini rupanya menjaga lingkungan tempat mereka tinggal. TAMAT


Comments